Traveling to Thailand – Day 4

Okay, Postingan kali ini, postingan setelah rasanya udah bertahun tahun nggak posting lagi, akan ngelanjutin perjalanan aku dan Big Sis ke Thailand. Udah dari Day 1, Day 2, Day 3, berarti sekarang Day 4. Hari keempat ini masih kami habiskan di Bangkok. Dan merupakan hari terakhir kami di Bangkok, karena keesokan harinya kami akan pergi ke belahan lain Thailand, yaitu Pattaya. So, perjalanan kami hari terakhir ini, lebih ke arah masuk keluar Mall, untuk cari oleh oleh dan cuci mata. Mau tau lebih lanjut??? Read  my post till the end ya…

So, seperti biasaya, kami bangun pagi, cuci muka biar muka nggak bulukan, terus turun deh buat sarapan. Setelah selesai sarapan, dan mengisi perut dengan makanan yang enak enak, mumpung all you can eat, diisi juga banyak banyak. ^^. Kami pun mandi dan bersiap siap untuk melanjutkan perjalanan kami yang bakalan panjang ini. Dan pastinya bakalan capek banget karena dipenuhi dengan jalan kaki untuk jalan dari mall ke mall lainnya. Hari ini kami berencana untuk pergi ke Madam Tussauds yang berlokasi di salah satu Mall, yaitu Siam Discovery. Dari Bangkok Hotel tempat kami menginap, seperti biasanya jaln kaki ke BTS station kesukaan kami, Ratchathewi Station, kami pun naik MRT ke arah National Stadium, dan berehenti di Siam Station, yang cuma berjarak 1 station saja dari Ratchathewi. Turun di Siam Station, kami sudah bisa melihat 3 mall yang berjajar dan siap kami jajal, Siam Discovery, Siam Discovery, Siam Center, dan Siam Paragon.

Madame Tussauds

Madame Tussauds

Berhubung kami mau ke Madame Tussauds, kami pun pergi ke Siam Discovery terlebih dahulu. Madame Tussauds ini tepatnya terletak di lantai 6 Mall DSiam Discovery. Untuk tiket masuknya kami sudah membelinya ketika di Indonesia, melalui situs resmi nya Madame Tussauds bangkok, check it here . Kebetulan ketika itu, ada promo jika membeli tiketnya secara online di situs resmi tersebut. Diskon 50 %, lumayan kan bisa irit setengahnya. Dari harga 800 THB, kami akhirnya cuma perlu membayar 400 THB saja. Oh ya, info ya Madame Tussauds ini buka dari jam 10 pagi sampe jam 9 malem, tapi setelah jam 8 malam, sudah tidak boleh ada pengunjung yang masuk. Jadi temen-temen mau berkunjung inget inget ya opening times nya.

Setelah menukar tiket online dengan tiket yang sebenarnya di loket tiket, kami pun langsung masuk. Awalnya kami disambut oleh patung lilin Raja dan Ratu Thailand. Ada patung Raja dan Ratu di bagian paling depan, mungkin menunjukan betapa mereka menghormati dan mencitai Raja dan Ratunya ya. Asumsi ku begitu, tapi kenyataannya nggak tau ya. Hehehe. Di Madame Tussauds Bangkok ini juga ada patung presiden pertama Indonesia, Bapak Soekarno. Bangga juga sebagai orang Indonesia, bisa melihat tokoh yang sangat penting di Indonesia diabadikan di negara lain, walau hanya dalam bentuk patung lilin. Tokoh tokoh dunia lainnya juga ada seperti Putri Diana, Mahatma Gandhi, Mao Tse Tung, Obama. Tak ketinggalan orang orang yang berbakat seperti Picaso, Einstein, Mozart, juga ada di sini. Lalu atlit atlit yang terkenal seperti Tiger Wood, Yao Ming, Penyanyi dan aktor dan aktris yang terkenal, seperti Michael Jackson, Jackie Chan, Angelina Jollie, dan masih banyak lagi.  Dibuat sangat mirip dengan yang aslinya, bener bener seperti real ada di depan kita orang orang tersebut. So, take a pict is a must dong. Apalagi jka ketemu dengan tokoh tokoh kesayangan kita.

Soekarno

Presiden Soekarno

King & Queen Thailand

King & Queen Thailand

Obama , Queen Elizabeth, Princess Diana, Mao Tse tung

Obama , Queen Elizabeth, Princess Diana, Mao Tse tung

Gandhi, Dalai LAma, Einstein, Beethoven, Tiger Wood

Gandhi, Dalai LAma, Einstein, Beethoven, Tiger Wood

Tom Cruise , Will Smith, Jim Carrey, Jackie Chan, Brad Pitt

Tom Cruise , Will Smith, Jim Carrey, Jackie Chan, Brad Pitt, Nicholas Cage

Di sini, pengunjung juga bisa loh membuat patung lilin dari tangannya. Tangan kita akan dicelupkan ke suatu cairan selama beberapa saat, lalu entah bagaimana prosesnya, nanti jadi deh patung lilin berbentuk tangan kita. Yang kemudian dapat kita bawa pulang sebagai kenang kenangan. Tentunya kita harus membayar jika ingin membuatnya.

Setelah puas berkeliling, kami pun mulai berkeliling ke 3 mall yang berjajar ini. Kalo Sales ada istilah door to door, mungkin untuk Shopping ada istilang Mall to Mall. Selain berniat untuk membeli oleh oleh, tentu saja mulut ini juga harus dimanjakan. Kami pun menemukan Sub Way di Siam Paragon. Sub Way ini Sandwich yang kita bisa pilih mau pake roti apa terus mau diisi apa. Cukup terkenal dan sering dicari oleh orang Indonesia khususnya, karena nggak ada di Indonesia. Dulu sih katanya sempat ada di Jakarta, tapi setelah itu tutup dan nggak muncul muncul lagi. Tapi untuk aku sendiri, biasa aja sih, nggak bikin nagih, atau jadi suka banget. Kalau pun jika ketemu Sub Way lagi jika lagi traveling di luar, mungkin aku akan lebih milih mencari makan yang jadi ciri khas negara tersebut dibanding makan itu, dan kalau pun buka di Indonesia, aku juga nggak bakalan sering ke sana sih, paling kalo tiba tiba lupa rasanya kayak apa, baru mau nyobain lagi. Soalnya emang nggak terlalu berkesan.

Subway

Subway

Setelah menikmati SubWay yang terletak di Ground Floor Siam Paragon ini, kami pun melanjutkan perjalan kami berkeliling. Lalu setelah mulai meras lapar lagi, kami pun mulai mencari tempat makan kembali. Hahaha, wisata kuliner nih ceritanya. Setelah menjelajah ke 3 mall itu, kami pun berjalan kaki ke Central world, nggak sedekat siam center ke siam paragon, kami harus berjalan sedikit lebih jauh untuk menuju Central World. Kali ini, ketika sedang muter muter kami menemukan Thai Food Resto yang cukup rame, dengan banner promo di pintu masuknya. So, why not. Kami pun memutuskan utnuk makan di situ saja. Kami memesan hanya berdasarkan gambar, karena menunya nggak dilengkapi penjelasan dalam bahasi Inggris, so, melihat lihat aja gambar yang kira kira menarik. 

Tom Yum Rice

Tom Yum Rice

Menu ini terdiri dari nasi, babi, dan tom yum. Nasinya juga bukan nasi biasa, aku juga nggak tau sih nasinya dimasak dengan cara apa, nasinya cukup beraroma, tapi tidak ada rasa yang kuat dari nasinya. Daging yang di atas nasi itu, daging babi. Babi Goreng, rasanya manis dan gurih, tapi sedikit keras, hampir seperti dendeng yang kelamaan digoreng. But, rasanya mengecewakan. Lalu sup yang mendampinya adalah Tom Yum, dengan udang, cumi, dan sayur sayuran. Rasanya juga enak. Nggak seenak tom Yum di Chatucak, cuma still Okay. Dan harganya juga cukup murah hanya 69 THB saja. kebetulan lagi promo menu ini, dari 105 jadi 69.

Tom Yum Fried Rice

Curry Fried Rice

Curry Fried Rice, kami memesan ini kenapa ya? mungkin tertarik sama telur di atasnya. Hahaha. lupa sih, tapi untungnya nggak mengecewakan, rasanya enak dan cukup memuaskan nafsu kuliner kami. Harganya juga nggak terlalu mahal. Selain itu, suasanya juga enak dan comfort buat beristirahat samabil makan setelah capek jalan. Setelah kenyang, kami pun kembali menlajutkan perjalanan kami. Muter-muter di Central World, lali lanjut ke Platinum Mall, dan lanjut ke Big C. Big C itu seperti Carefour atau hypermart kalo di Indonesia. Di Big C ini, kita bisa menemukan produk produk Thailand, snack snack asli Thailand, yang tentunya bisa dijadikan oleh oleh khusunya untuk yang nggak ada di Indonesia. Buah Buahan kering juga tersedia di sini. Kan Thailand juga terkenal dengan buah buahannya. Lalu seperti keripik duren atau durennya sendiri juga bisa ditemukan di sini.

Setelah capek berbelanja kami pun memutuskan untuk pulang saja. Kami memutuskan untuk pulang berjalan kaki saja, karena setalah berjalan dari Siam ke Big C ini, sudah tidak terlalu jauh lagi dari Ratchathewi. Udah tanggung juga kalo mau jalan ke BTS terdekat, karena BTS terdekatnya Ratchathewi, kalo mau naik Bus nggak tau mau naik bus apa. Jadi jalan kaki aja, toh hari juga belum gelap. Di tengah jalan, tiba-tiba hujan turun, kami pun memutuskan untuk berhenti di KFC. Yang artinya makan lagi. Kami pun mencoba untuk memesan menu yang nggak ada di KFC Indo. 

KFC Thai

KFC Thai (Dari kiri atas clock wise, Banana Egg Tart, Chicken, Egg Tart, Coffee)

Pertama melihat menunya Big Sis langsung pengen nyobain Banana Egg Tartnya, secara dia itu banana lover. Dan aku pun memesan Chili Chicken dan Lime Chicken. Dari gambarnya sih, cili chicken itu, sayap ayam, bagian pentungannya itu, ditaburi bubuk cabe, kalau yang Lime, ditaguri bubuk hijau hijau yang sepertinya bubuk lime. untuk aromanya sih mencerminkan banget, aroma seger lime, dan aroma pedes cabenya. Tapi untuk rasa nggak ya. Limenya nggak terlalu berasa, chilinya juga, dikit dikit di ujung lidah aja yang berasa. Sebenarnya ada menu lain yang juga pengen kami coba, tapi menunya ini include nasi, but, karena udah kenyang, urung deh. Tapi akhirnya kami bisa mencobanya di Pattaya. Hahaha.

Setelah makan, melihat hujan yang turun tinggal rintik rintik, kami pun memutuskan untuk pulang saja. Berjalan kembali, dan kahirnya sampe deh di hotel, membersihkan badan , mengistirahatkan kaki yan gudah mau copot kayaknya, guling guling nggak jelas. Dan kami pun memutuskan malam ini, harus mencoba Thai Masaage, berhubung kaki ini kayaknya udah nggak bisa diajak kompromi lagi. Kalo nggak ditanggulangin, mungkin besok kami nggak bisa all out di Pattaya. Masih ada waktu sebelum makan malam, so kami pun hanya menikmati hotel, nonton TV, untunglah ada siaran TV yang pake subtitle Inggris, atau pun siaran musik. Jadi nggak bosen bosen banget.

Setelah, udah mulai laper kembali dan udah jam dinner juga. Kami pun keluar makan. Awalnya kami ingin kembali ke tempat kami dulu pernah makan Hoi Thord di dekat Ratchathewi Station. Kali ini kami ingin mencoba Pad Thai nya. Kami juga ingin kembali makan Mie wonton yang terletak bersebelahan dengan Pad Thai. Tetapi sayangnya kami tidak menjumpai keduanya. Kami pun akhirnya menyadari ternyata hari Senin, adalah hari libur bagi kebanyakan pedagang di Thailand. khusunya pedagang yang jualanya gerobakan ya., yang nggak punya tempat tetap. tapi cuma warung pinggir jalan. Yang buka hanya restoran restoran yang memang ada rumahnya, ada bangunan tetapnya. Memang di sepanjang jalan di dekat Bangkok Hotel itu, banyak sekali restoran. Cuma kami kurang PD aja dengan bagaimana caranya memesan. Setelah jalan menyusuri jalan dan observe the restaurant one by one, kami memutuskan untuk masuk ke Mrs. On Restaurant. Why? Because the Menu book provide picture for each menu. So helpful for us who don’t understang anything about Thai language.

And, I thin we met with Mrs. On. Wanita yang cukup ramah menyambut waktu kami masuk, dan pasti terpancar dari muka kami, kebingungan. So, dengan sigap dia menawarkan buku menu dan menanyakan kami mau pesan apa, dan dengan tunjuk menunjuk, kmai pun memberitahunya apa yang kami pesan, dengan sedikit bahasa tubuh, dan simple english, we make sure what we will eat that night. Restoran Mrs. On ini cukup ramai, tempatnya sederhana, tapi cukup besar. Tidak banyak foreigner yang kami lihat makan di situ, kebanyakan Thai people,  tetapi sebagian besar meja semuanya terisi

Drink

Drink

Setelah mencatat pesanan kami, tak lama minuman pun datang. Kami memesan air mineral. Mereka menyediakan birjuga, dan kami lihat sebagian besar pengunjung memesan bir . But we are not big fans of beer, so we choose Mineral Water. Dan kami mendapatkan 1 bucket Ice Cube, 2 glassess dan 2 bottles mineral water. Dibawa dengan meja saji kecil yang bisa didorong dorong dan diletakkan di sebelah meja kami seperti extension table.

Sticky Rice

Sticky Rice

Kami memesan Sticky Rice sebagai pengganti nasi putih, karena dari pengamatan kami ketika makan som tam, orang Thai lebih memilih nasi ketan dibanding nasi putih, dan di restoran ini juga banyak yang memesan sticky rice daripada nasi putih biasa. So, we try.

Lalapan

Lalapan

Kami mendapatkan free lalapan di sini. Kol, Kacang panjang, dan kemangi.

Fried Pork

Fried Pork

Kami memesan Fried Pork, salah satu top 10 menu di restoran Mrs On ini. Dan Enak banget. Dagingnya lembut dan sauce nya yang TOP banget, manis gurih pedes. Yummy.

Fish with Spicy Tamarine Sauce

Fish with Spicy Tamarine Sauce

Ini the Star for our dinner. Ikan goreng yang disirem saos asam pedas. So Yummy. Crispy outside but so moist inside. Yummy. Soas Asem pedesnya juga yummy banget. Sedikit menyesal why we try this food now, padahal sangat dekat dengan hotel kami. But, at least we try it, if not maybe we never know that there is yummy food like this in Bangkok. Jika suatu saat aku ke Bangkok lagi, pasti aku akan mappir lagi ke restoran Mrs on ini. recomended, ini seperti makan masakan rumahan orang Thailand. Hmmm, yummy yummy yummy.

So, after dinner, kami pun memutuskan untuk massage. Di sepanjang jalan ke hotel kami, banyak sekali tempat pijit, yang menawarkan jasa dengan harga yang sama. Dan sepertinya juga bukan tempat pijit yang macam macam. So, kami memutuskan untuk pijit di tempat yang paling dekat dengan hotel kami. Untuk 1 jam, biaya nya cuma 100 THB saja. Big Sis yang memang tidak terlalu senang dipijit, memilih untuk  Foot Masage, dan aku memilih untuk mencoba Thai massage. Durasinya 1 jam, dan sama sama 100 THB. Untuk Foot massage, pijit dilakukan di bagian depan, sedangkan untuk Thai massage, di bagian belakang. Ada bilik bilik yang dibatasin tirai tirai. Aku diberi baju ganti, setelah berganti baju,  mulai deh acara pijit pijitnya. Oh ya staffnya ada yang cewek dan cowok, jika customernya cewek maka akan ditangan staff yang cewek juga, kalo cowok yang melayani juga cowok juga. Staff nya cukup banyak juga loh, dan tempatnya juga rame. Pasti banyak yang mencoba Thai massage yang terkenal itu ya. Dan pijatannya enak banget. Walaupun sedikit sakit, karena badan kita dianiaya sama tukang pijitnya, dari diinjek, diplintir, dipukul, ditari sana sini. But sesudahnya bener bener enak banget. Badan, kaki yang capek langsung membaik setelahnya. 1 jam berasa kurang. Pengen lagi. Setelah selesai, kami pun diberi teh anget, bener bener bikin relaks. Bagi yang ke Thailang, wajib kudu harus nyobain. Dijamin nggak nyesel. Apalagi jika traveller seperti aku dan Big Sis yang jalan terus. 

Massage

Massage

Setelah selesai pijit, kami pn kembali ke hotel, dan langsung tertidur. nyenyak banget karena habis dipijit. dan Day 4 The End. 

By : Lil Sis.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s