Traveling to Thailand – Day 6

Akhirnya, hari terakhir liburan kami datang juga. Hari ini kami harus kembali ke Jakarta, dan besok memulai rutinitas kami seperti biasa. Hari terakhir ini, kami tidak merencanakan pergi ke mana mana. Karena waktu yang cukup mepet, apalagi kami dari Pattaya harus pergi ke bandara yang ada di Bangkok dan perjalanan Pattaya Bangkok sendiri bisa memakan waktu 2-3 jam. Takutnya jika kami memaksakan diri pergi ke tempat wisata, bisa bisa kami ketinggalan pesawat.

Jadi pagi itu, kami sarapan di hotel, buffet style juga seperti di hotel kami di Bangkok. Untuk menunya , aku rasa tipe nya lebih ke western food. Dengan roti,telur, sosis, cereal, pastry, baked beans, juice. Dibandingkan Bangkok City Hotel yang menunya , terutama untuk makanan utamnya lebih ke Thai Food, kalau di Ibis ini lebih ke western food. Mungkin karena memang lebih banyak bule di sini. Karena Pattaya itu terkenal dengan pantainya, maka banyak banget bule bule dateng buat berjemur. Kehidupan malam di Pattaya juga lebih berasa. Di Pattaya banyak sekali pub atau cafe cafe yang buka pada malam hari, mungkin seperti Legian Bali. Kehidupan malam yang lebih berasa ini impactnya, pada pagi hari Pattaya sepi sekali. Toko toko sedikit yang buka.

Central Centre Pattaya

Central Centre Pattaya

Setelah sarapan, kami pergi ke pantai. Cukup dekat dengan hotel kami. Kami cukup berjalan ke arah belakang hotel, kurang dari 50 meter, kami sudah menemukan pantainya. Duduk duduk di pinggir pantai memang asik sekali. Seperti yang aku bilang sebelumnya, pantainya pun masih sepi pagi itu, padahal jam sudah menunjukkan pukul 9 pagi. Hanya ada turis turis asia yang juga duduk duduk seperti kami, ada juga yang sedang mengantri menaiki kapal untuk menyeberang ke pulau. Untuk turis turis Amerika atau Eropa, sedikit sekali yang kami temui.

Setelah puas duduk duduk santai di pantai, kami pun kembali ke hotel. Membereskan barang barang kami, tentu saja tas kami yang tadinya tidak terlalu pernuh, tiba tiba tidak bisa lagi menampung barang barang kami. Hmm, ntah bagaimana caranya, akhirnya tas tas itu jadi menggelembung, dan ada juga oleh oleh yang harus kami jinjing. Setelah selesai membereskan barang barang kami, kami juga sudah membersihkan diri, kami pun memutuskan untuk menaruh koper kami di lobby, kemudian langsung pergi jalan jalan ke mall yang juga tidak terlalu jauh dari hotel kami.

Dalam perjalanan kami ke Mall, kami menemukan KFC, dan kami memutuskan untuk masuk dan melihat menunya, siapa tahu ada menu menu yang menarik dan tidak ada di Indonesia. Tetapi, KFC nya belum buka. Waktu itu sudah hampir jam 10 lewat, cukup kaget, apalagi kalau di Indonesia kebanyakan toko toko, mall, dan restoran, jam 10 sudah buka dan sudah siap melayani pelanggan. Salah satu penjelasan yang mungkin, ya karena mereka buka sampai subuh, jadinya baru bisa buka lagi agak siang.

Kami pun pergi ke mall nya, Central Centre Pattaya. Mall ini tidak terlalu besar, tapi di dalamnya terdapat Big C, dan banyak juga totoko toko fashion yang ternama di dalamnya. Kami pun melangkahkan kaki kami ke Big C, siapa tau bisa dapet tambahan oleh oleh di dalam. Dan believe it or not kami membeli duren di sana. Duren yang kami makan dalam perjalanan ke Pattaya kemarin nampaknya memicu kami untuk eat it again. Hahhhaha. Kami juga membelicokelat di sana, karena kebetulankami belum pernah mencicipi cokelat itu dengan rasa tersebut. Tulisannya sih Limited Edition. Hahahha.

Durian

Durian

Bagi pecinta duren, cobalah durian di Bangkok dijamin tak menyesal. Hahahha. Kami sudah mencoba durian di dua temat yang berbeda, dan sama sekali tidak mengecewakan.

Chocolate

Chocolate

Kami tidak pernah menemukan Ritter Sport tipe ini sebelumnya, jadilah kami beli, sekalian beli buat oleh oleh juga. Namanya cokelat, dan sebagai pecinta cokelat, I love them all, but yang paling aku suka sih yang White Coconut.

Setelah puas berkeliling kami pun akhirnya pergi ke KFC untuk makan. Kami pun memesan 1 paket yang terdiri dari Nasi, Ayam Bakar, dan Tuna Salad, dan 1 paket lagi yang terdiri dari Nasi, Ayam Goreng, dan Tuna Salad. Yes, bedanya Cuma ayamnya saja. Ayam Goreng da ayam bakarnya ini juga bukan sekedar ayam goreng biasa dan ayam bakar biasa. Ayam goangnya diberi bumbu bumbu lagi dan bawang bawangan. Sedangkan Ayam Bakarnya juga diberi bumbu bumbu, bawang, jamur. Surprisingly good. Tuna Saladnya juga enak menurut ku. Kenapa KFC di Indonesia tidak menyajikan salad ya. Hiks. Enak loh padahal. Memang KFC jarang mengecewakan, makan siang kami cukup nendang hari itu. Oh ya, kami juga memesan 1 Pepsi, dan  mbaknya baik banget, karena tau kami berdua, dia memberikan 1 gelas kosong yang sudah berisi es. Lengkap sudah makan siang kami siang itu.

KFC - Baked Chicken

KFC – Baked Chicken

KFC - Fried Chicken

KFC – Fried Chicken

KFC - Tuna Salad

KFC – Tuna Salad

KFC - Pepsi

KFC – Pepsi

Setelah jam jemputan kami tiba, kami pun kembali ke hotel dan menunggu Mr Driver menjemput kami. Tak lama dia datang. Untunglah sekarang tidak menggunakan Van seperti Mr Driver yang kemarin. Kami dijemput dengan mobil sedan. Driver kali ini juga tidak terlalu banyak bercerita seperti driver kami yang kemarin. Untunglah, jadi sepanjang perjalanan kami bisa sedikit mengistirahatkan diri dan memejamkan mata.

Ternyata oh ternyata perjalanan kami kurang dari 2 jam, entah drivernya yang ngebut, atau karena memang tidak macet jalanannya. Ini membuat kami punya banyak sekali waktu kosong di bandara. Sebelum check in kami pun sempat berkeliling bandara sebentar untuk melihat lihat. Setelah check in, kami mampir dulu sebentar membeli liquor titipan teman Big Sis, sekaligus si pemilik kamera yang kami pake ini. Itung itung balas jasa, jadi kami beliin deh titipan dia. Hahahahha.

Setelah itu, once again, we eat. Karena kami akan sampai malam di Jakarta, jadi kami memutuskan untuk dinner di bandara saja. Kami menemukan corner yang menjual McD, Subway, Krispy Creme dan Piri Piri. Dan kami memilih Piri Piri. Alasannya sederhana, kami belum pernah makan di Piri Piri dan ini pertama kalinya kami menemukan restoran dengan nama Piri Piri. Dan dari piring piring pengungjuang yang udah makan di sana, nampaknya menggiurkan, walaupun Cuma ayam sebenarnya. Hahahha.

Piri Piri

Piri Piri

Piri Piri Chicken

Piri Piri Chicken

Setelah makan, kami pun berjalan ke ruang tunggu. Karena pesawat kami langsung ke Indonesia, kami menemukan banyak sekali orang Indonesia yang juga sedang menunggu untuk pulang. Di suatu sis ruang tunggu, kami melihat banyak sekali orang yang tidur tiduran di lantai, dan duduk di lantai. Padahal masih banyak kursi kosong untuk diduduki. Lebih mirisnya lagi,ketika kami mendengar mereka berbicara bahasa Indonesia. *Sigh. Memang tidak ada yang melarang, tetapi alangkah baiknya kalau mereka duduk saja di tempat yang disediakan bukan.

Dan panggilan panggilan pun berkumandang, kami dipanggil untuk masuk ke pesawat, dan we fly back to Jakarta. But oops, we eat again. Hahahha. Kami juga memesan makanan di pesawat. Kami pikir, karena pesawat malam, kami lebih baik memesan makan malam di pesawat, karena takut tidak sempat makan. Tapi dengan tidak memperdulikan makanan yang sudah kami pesan, kami makan di Piri Piri. Wow. So Full that night. Hahahha.

Airport

Airport

Take this photo in our waiting room. After we check it later, we found a handsome boy behind me. Wow. Please don’t be angry I post your photo in my blog. Hihihih ^^ Peace.

So, this is the end of our holiday in Singapore and Thailand. Hope you enjoy it.

Finally I can finish my story, after 6 months. Oh my God. **

By : Lil Sis

6 thoughts on “Traveling to Thailand – Day 6

    • Sister's Stories says:

      Hai, sis lili, sori balesnya lama karena baru sempet liat blog lagi. >_<
      Rental mobilnya ke mr. Nico, orang thailand tapi bisa bahasa Indonesia.
      Waktu itu, big sis pesen lewat bb yang pin nya big sis dapet pas googling.
      Sayang, big sis gak tau lagi pin bb nya karena bb big sis rusak, tapi coba cari aja di google, mr. nico bangkok, banyak infonya si.

      Waktu itu big sis dapet harga 3000B untuk seharian.
      Mobilnya berupa van, bisa buat 10 orang.

      Waktu itu yang jadi driver bukan mr. Nico nya tapi mr. Ya, gak bisa bahasa indonesia tapi bahasa inggrisnya oke.
      Menurutku lumayan recommend si jasa nya Mr. Nico/Mr. Ya ini.
      Mobilnya gak telat, orangnya mau cerita macem-macem. Lalu masih mau bawa kami muter-muter doang liat-liat tanpa tujuan sekitar pantainya.
      Top banget.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s