Autumn in Korea – Day 1 (Busan) – Arrival

Setelah berjam jam di pesawat dari Kuala Lumpur ke Busan, akhirnya kami tiba juga di Gimpo Airport, Busan, South Korea. Kami tiba disambut dengan hujan, tidak terlalu lebat, tapi impactnya dingin banget, angin kencang ditambah suhu yang sudah hampir 1 digit, brrrr dingin banget waktu keluar dari pesawat. Sebagai orang Indonesia yang sepanjang tahun panas, awalnya butuh sedikit penyesuain juga, tapi setelah angin tidak terlalu kencang lagi bertiup dinginnya sekan akan kalau kita lagi di Puncak aja kok, adem adem sejuk.

Morning Sky from Plane

Morning Sky

Setelah tiba di Gimpo International airport, kami pun berjalan sesuai dengan arah yang ditentukan, dan berjalan ke arah pos imigrasi untuk menyerahkan Arrival Card dan mendapatkan cap di passpor kami. Antria cukup panjang di sana, antrian dibagi 2, ada yang khusus melayani Warga Korea, dan antrian yang melayani turis asing. Ada peristiwa yang sedikit memalukan tapi lucu juga. Ketika sedang mengantri, aku, Big Sis, dan miss Pepz mengantri di line yang berdekaan, sedangkan Mr Damz agak jauh. Tiba tiba kami melihat ada petugas yang menghampiri Mr damz, dari gerak geriknya dia meminta handphonenya, sedikit memarahi Mr Damz. Rupanya mr Damz ini melakukan apa yang dilarang dilakukan, dia  mengeluarkan Handphone dan jepret jepret sana sini, yang tentu saja didatangi petugas dan ditegur, karena sudah jelas jelas  ada gambar kamera dicoret terpampang nyata di situ. Tidak ada sanksi serius, Mr Damz hanya disuruh menghapus semua foto hasil jepretannya. Setalh itu, masalah selesai, dan kami hanya tertawa tawa setelah selesai dari Imigrasi.

Setelah itu kami pun mengarah ke arah tempat pengambilan bagasi. Tak lama sampai kami sudah melihat koper berdatangan, tidak sampai 5 menit, koper kami sudah di tangan. Kami pun langsung menuju ke arah counter Olleh. Sebelumnya di Indonesia kami sudah melakukan booking untuk menyewa modem dari Olleh. Karena koneksi internet selam di negeri orang sangat penting menurut kami, jadi kami sudah mempersiapkannya dengan menyewa modem di Korea. Kami akan menyewa modem dari Olleh, kami ambil di Gimpo, dan akan kami kembalikan di Incheon. Sesampianya di counter, kami langsung mengantri, setelah mengantri beberapa saat, barulah kami menyadari ternyata kami harus mengambil nomor antrian terlebih dahulu,  percuma mengantri, jika tidak membawa nomor antria. Buru buru kami menekan mesin antrian dan mendapatkan kertas tertera nomor antrian kami. Tak lama nomor kami dipanggil, dan karena sudah booking terlebih dahulu, prosesnya jadi cepat, dan kami pun sukses mengantongi modem yang unlimited dan high speed. Kami langsung mengeluarkan handphone masing masing, konek kesitu, dan taraaa bisa update status deh.

OllehSetelah berhasil terhubung dengan koneksi internet pun, kami langsung menghubungi host kami di busan, Sung oppa. Kami memutuskan akan menggunakan taxi saja, kami meminta sung untuk m,engirimkan kami alamat dalam tulisan Korea, sehingga supir taxi nya dapat mudah mengetahuui kami mau kemana. Kami pun mendektai pangkalan taxi. Banyak supir taxi yang menghampiri kami. Kami pikir kami hanya butuh 1 taxi, but supir taxi yang taxinya sudah hendak kami naiki, berteriak kepada kami, “You are BIG, BIG, BIG, BIG”, sambil menunjuk kmai satu persatu , “bag BIG, 2 taxi”. Dia tidak memperbolehkan kami menggunakan 1 taxi saja, dan ketika dia membuka bagasinya, kmai jauh lebih kaget. bagasinya kecil sekali, mungkin cuma setengahbagasi taxi di Indonesia. Semakin kecil karena ditambah ember alat mandi ahjussi supir taxi, dan handuk handuknya yang dijemur di bagasi. Later, kami tau kenapa ukurannya kecil, hal ini dikarenakan ada tangki gas yang diletakkan di situ untuk bahan bakar.

Akhirnya kami pun menghubungi Sung, sebaiknya kami ke sana naik apa, apa bisa dengna bus, karena jika harus menggunakan 2 taxi harganya menjadi mahal. AKhirnya Sung pun mengirimkan taxi untuk menjemput kami. Taxi nya adalah limousine taxi, bentuknya seperti Van dan cukup besar. harganya lebih murah dibandingkan 2 Taxi. Dan karena Ahjussi supir taxi sudah tau persis di mana lokasinya, jadi kami tinggal duduk manis saja, sambil amaze dengan limousine taxi ini.

Limousine Taxi

Limousine Taxi

Karena hujan turun, kami pun diturunkan di basement apartement. Di bawah Sung oppa ternyata sudah menunggu kami. Dengan rambut yang masih sedikit berantakan, baru bangun tidur, dia menyambut kami. Mengantarkan kami masuk, naik lift, dan menuju ke unit apartement dia. Dia menunjukkan kami kamar kami, mengelilingi apartemen dan menjelaskan dapur, apa yang bisa kmai lakukan, kulkas mana yang bisa kami gunakan, ambil air di mana, kamar mandi, handuk, dsb. Setelah itu dia mengajak kami ke ruang tamu, dan dia mulai menjelaskan ke kami mengenai Busan, mau kemana kami, kira kira tempat mana yang bagus yang patut dikunjungi. Dan dia pun menawarkan bisa jadi supir kami keliling Busan dengan mobilnya tentu saja dengan biaya tambahan. Dengan hujan yang dari tadi turun dan belum reda juga, tawarannya cukup menggiurkan. Tapi dengan perut kosong kami belumbisa memutuskan, kami bertanya padanya restaurant terdekat, tetapi ternyata di Busan kebanyak resto buka jam 11 , hal ini dikarenakan kehidupan malam mereka yang minum minum, bertemu teman, hingga larut malam, mengakibatkan bangun siang dan baru bisa ready sekitar jam 11.

Sung's Apartement

Sung’s Apartement

Atas sarannya kami pun memutuskan untuk delivery saja. Sung oppa akan membantu kami menelepon untuk memesankan makanan.Pilihan pertama kami adalah Jeokbal atau kaki babi, tapi sayangnya restaurant favorit Sung oppa, tidak bisa delivery waktu itu, so we change our choice. Jajjangmyun, champon, Sweet and sour pork menu yang sering banget dipesan di drama drama pun kami pesan. Sung oppa membantu kami memesannya, dan kemudian dia pergi ke bawah, di bawah apartemennya ada StarBuck, sebelum menjemput kami dia sudah memesan kopi di sana, dan dia turun untuk mengambilnya. Kami pun satu per satu mandi dan mengistirahatkan badan yang kaku setelah berjam jam naik pesawat.

Tak lama ahjussi pengantar makan datang, dengan kotak kaleng seperti yang selama ini kami lihat di drama drama dia datang emngantarkan makanan pesanan kami. Kami memesan 2 paket menu yang berisi 1 Jajjangmyun, 1 Champon, dan 1 sweet and sour pork, karena 2 paket, yang artinya semuanya menjadi 2 porsi. banyak bukan, kami pun kewalahan menghabiskannya. Sung oppa berbaik hati juga memberikan kami susu. Dia bilang champon nya akan sedikit pedas, susu bisa membantu meredakan pedasnya, but, mungkin lidah orang Indonesia ini emang beda, pedasnya sih cume geli geli aja di lidah, nggak pake susus pun bisa kok.

Delivery Ahjussi

Delivery Ahjussi

Ahjussi nya masih menggunakan helmet, dan jas huja naik mengantarkan makanan. Dia pun menurunkan semua pesanan yang kami pesan di depan pintu. Wow, senang sekali bisa  merasakan kejadian ini. Sebagai penggemar korea, adegan ini sering banget ditemui di drama atau variety show korea.

Delivery food

Delivery food 1

Clock wise , Jjajangmyun, Champon, Seewt and Sour Pork + Gyoza, Side Dish

Inilah Pesanan kami, ternyata porsinya cukup besar. Sweet and Sour porknya pun ternyata dilengkapai gyoza. dan kami juga memperoleh side dish berupa lobak yang sudah diasinkan dan berwarna kuning, dan cocolan untuk fried gyozanya. Rasanya enak. Untuk Jjajangmyun, kami tidak pernah memakan ini sebelumnya, kami hanya pernah merasakan jjajangmyun instant yang saya tidak pernah habis memakannya, karena berujung enek di mulut. Namun yang ini lebih enak, dan lobak kuningnya dapat membantu mengurangi rasa enek akibat jjajangmyun ini. Champon ini merupakan mie dengan seafood dan kuahnya pedas. Karena ada sedikit pesasnya ini, menjadikan champon lebih kami sukai dibandingkan jjajangmyun. Untuk tangsuyuk atau sweet and sour pork, rasanya juga enak, crispy di luar dan lembut di dalam, ditambah saosnya yang asam manis hmm enyak enyak. Gyoza nya juga okay, isinya hanya glass noodle, buat overall makanan ini sanggup memuaskan kami, Dingin karena huj ditambah perut ini yang sudah meraung raung minta diisi. Makanan ini ludes seketika. Wwalaupun di menit menit terakhir, kecepatan sudah menurun, but we still manage to clean it up. Setelah makan, kami pin menyusun kembali piring itu, membuang samapah sampah sisa makanan, dan meletakkannya di depan pintu apartemen, sehingga ahjussi tadi bisa mengambilnya kembali.

Setelah perut terisi, kami pun mengadakan sedikit rapat dan deal kalo kami akan membayar Sung Oppa untuk mengantarkan kami berkeliling. Miss pepz dan Big Sis pun menemui Sung di ruang tamu untuk menyampaikan keinginan kami sembari menawar harga. Setelah deal, dan kami pun memutuskan ke mana tujuan kami hari ini, tentu saja dengan bantuan Sung oppa.  Kami pun langsung cus turun untuk memulai perjalanan ini.

Karena sudah cukup panjang Day 1 ini aku bagi 2 Part ya, selanjutnya akan menyusul, stay tuned . ^^

By : Lil Sis

 

2 thoughts on “Autumn in Korea – Day 1 (Busan) – Arrival

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s