Traveling to Singapore Day 3

Day 3

Hari ketiga atau hari terakhir aku dan Big Sis di Singapore. Siang nanti kami harus naik pesawat menuju Bangkok. Jadi daripada ketinggalan pesawat, hari ini kami tidak banyak bepergian ke tempat wisata lainnya. Setelah bangun, mandi, dan sarapan di hostel, kami beres-beres koper dan barang-barang kemudian, langsung turun beserta koper kami, melakukan proses check out dan menitipkan barang-barang kami kepada resepsionis. Sehingga ketika kami pulang dari jalan-jalan, kami sudah siap, tinggal menggotong koper keluar.

Beary Best

Beary Best


Continue reading

Traveling to Singapore Day 2

Day 2

Hari kedua, rencana kami adalah pergi ke Universal Studio Singapore. Sebelumnya kami sudah janji dengan miss Pepz akan pergi bareng, jadi kami berencana akan bertemu di pintu masuk dan main bareng di USS. Aku dan Big Sis sendiri punya rencana sebelum ke USS kami pergi ke Clarke Quay untuk makan bakut di sana. Jadi kami tentunya harus bangun pagi dan berangkat pagi biar bisa sampe USS tepat waktu.

Kami bangun, mandi, dan sarapan dulu di hotel, sarapan yang disediakan roti beserta selainya, ada selai kacang, buah buahan, dan nutella, ada cereal juga seperti coco crunch, dan untuk minumannya ada susu, kopi, teh dan cokelat. Semuanya self service. mereka juga menyediakan microwave juga mau memanaskan makanan yang mungkin dibeli di luar. Setelah sarapan kami pun langsung pergi menuju Clarke Quay dengan menggunakan MRT, dari Chinatown station, naik ke arah Punggol dan berhenti di Clarke Quay station. Jaraknya sangat dekat, mungkin tidak perlu duduk, dan cukup menunggu di dekat pintu saja. Sangat-sangat dekat. Setelah itu, kami pun menuju Songfa. Dan kami memesan :

Pork Ribs

Pork Ribs


Continue reading

Traveling to Singapore Day 1

Day 1

Tanggal 12 Juni 2013 adalah hari keberangkatan kami ke Singapore. Setelah berhari hari, berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan, aku menunggu hari bahagia ini (udah kayak mau married aja hehehe), akhirnya datang juga. Apalagi karena ini adalah keberangkatan pertama ku ke luar negeri, tentu saja jadi berlipat lipat rasa penasaran, excited, dan ketegangan yang aku rasakan (agak lebay mungkin). Hahahha.

So, pesawat kami berangkat jam 7 pagi. Kami memilih pesawat pagi, tentunya untuk efisiensi waktu, semakin pagi kita sampai ke tujuan, semakin panjang waktu yang dapat kita gunakan untuk jalan-jalan kan. Kebetulan kami berangkat tidak hanya berdua, kami pergi ke Singapore bersama Miss Pepz dan 3 orang temannya. Tetapi, walau kami pergi bareng, tapi sesampainya di sana kami berpisah, hanya di beberapa kesempatan aja kami jalan bareng, soalnya memang tujuan pergi ke sana juga berbeda.

Kami naik pesawat Air Asia, selama di pesawat cukup membosankan bagi ku, karena aku duduk terpisah dari Big Sis, jadi nggak punya temen ngobrol deh. Selain itu di sebelahku duduk 2 orang anak SMA yang tidak berhenti ngobrol, jadi nggak bisa tidur gara-gara berisik. Habis itu penderitaan utamanya, karena berangkat terlalu pagi, jadilah aku tidak sempat sarapan, dan kedua teman dudukku itu, memesan makanan di pesawat, dan ketika mereka membuka bungkus makananya, aromanya semerbak menusuk hidung dan perutku, *ngiler mode on. Untuk mengisi kebosanan itu, aku pun mengeluarkan kamera untuk foto-foto view dari jendela pesawat. Untung duduknya di dekat jendela, jadi mata bisa dimanjakan sama yang biru dan putih di atas sana. But, duduk di dekat sayap pesawat itu nggak enak ya, agak lebih berisik.

View from My Plane

View from My Plane


Continue reading

Traveling to Singapore & Thailand (Bangkok,Pattaya) – Teaser

Udah lama bangettttt, Lil Sis maupun Big Sis nggak posting di Sister’s Stories lagi. Hmmmm, kalo ditanya kenapa, mungkin the main reason is Laziness. Karena Big Sis dan Lil Sis udah kerja, jadi dari Senin same Jumat pasti susah banget nemu waktu buat update blog kita, dan ketika weekend, setelah 5 hari stres di kantor, dari pada mantengin laptop lagi, mending jalan-jalan ke luar rumah, walaupun tujuannya nggak jauh-jauh dari MALL. But, intinya, blog ini pun terlantar selama kurang lebih 3 bulan. @_____@ Jujur, Lil Sis merasa kecewa dengan diri sendiri. Karena memang sebenernya alasan nggak ada waktu itu mungkin kayak alasan biar dimaafkan, soalnya kalo alasannya gara gara males, it’s not an excuse.

But, untuk nutup kekecewaan Lil Sis itu, Lil Sis bakalin cerita-cerita di sini, perjalan Lil Sis and Big Sis ke Singapore dan Thailand ^^. Perjalanan yang seru banget, penuh derita kadang-kadang, tapi bener-bener fun and excited banget waktu ngejalaninnya. Hahahaha. Lil Sis dan Big Sis pergi traveling ke sana dari tanggal 12 Juni – 19 Juni, selama 8 hari, dari hari Rabu ke hari Rabu minggu depannya. Yang membuat kami harus kehilangan jatah cuti sebanyak 6 hari. Lebih tepatnya 12 – 14 Juni kami di Singapore, 14 – 19 di Bangkok. Karena perjalanan kami yang cukup lama itu, aku bakalan bagi-bagi ceritanya per hari, dengan harapan temen-temen yang baca jadi lebih gampang menghayati perjalanan kami di sana. Jadi mohon diikuti dan siapa tahu bisa jadi referensi temen-temen yang juga mau traveling ke sana. So, sebelum cerita DAY 1 sampai Day 8 nya aku publish, aku kasih beberapa teaser foto ya. Check this out.

IMG_6986
Continue reading

Wisata Kuliner di Singapore Part 6

Di Singapore, big sis juga sempet beli makanan fast food di KFC, BK gitu2 loh. Apa??? Jauh2 ke Singapore makannya itu? Eits, jangan salah, beli menu yang gak ada di Jakarta dong. Hahaha.

Makan di KFC itu waktu hari keempat, brunch di KFC di Sentosa. Big sis pesen menu yang gak ada di KFC Indonesia lah ya. Egg tart. Rasanya enak nih. Mirip sama egg tart golden egg di Gandaria City itu loh yang kulitnya croissant. Lalu, big sis juga beli roasted chicken burger. Rasa ayam panggangnya nendang bener. Sayang di Indonesia gak ada burger ini ya. Gak nyesel jauh-jauh ke singapore makan di KFC. Hehehe.

  Continue reading

Wisata Kuliner di Singapore Part 4

Lanjut lagi cerita kuliner di Singapore. ^_^ Udah ada di draft berminggu-minggu nih. Baru sempet di-publish sekarang.

Hari ketiga, kami sarapan di food court mall Clementi. Tadinya sih mau ke chinese garden dulu, tapi karena hujan, jadi nya ke mall ini buat neduh sekalian sarapan. Sebelumnya sih, big sis udah sarapan di hostel. Jadi, big sis beli carrot cake di salah satu kedainya. Penampilannya memang kurang menarik nih tapi rasanya nyam, cuma kalau makan banyak-banyak si enek juga, untung big sis share sama temen-temen.

Continue reading

Wisata Kuliner di Singapore Part 3

Di hari kedua di Singapore, kami makan siang di food court nya ion orchard. Ini gak bisa disebut makan siang juga sih karena udah hampir jam 4 gitu. Gara-gara keasikan belanja. ^_^

Tapi, walaupun udah jam segitu, food court nya tetep ramai loh. Di food court ini, ada banyak counter yang nyediain banyak pilihan makanan. Jadi bingung pilih yang mana. Akhirnya big sis pesen kwetiau goreng di sini, setelah dimakan, ternyata rasanya biasa aja, tapi ada sosis babi sama kerang nya. Big sis jarang nemu kwetiau kayak gitu di jakarta, jadi lumayan lah.

Continue reading

Wisata Kuliner di Singapore Part 2

Hari ke dua, kami sarapan di Song Fa Bakut Teh, sesuai namanya, yang terkenal disini adalah Bakut teh nya, yaitu sup iga babi. Sebenarnya si bakut teh itu ada 2 macam, ada yang kaldu bening kayak di Song Fa ini. Ada pula yang kuah herbal. Cuma kemarin pas ke singapore, udah terlanjur cinta sama kaldu di Song fa, jadi gk nyari kuah herbal lagi deh.

Di sini, temen-temen pada pesen bakut teh nya. Big sis ikut nyicipin sih. Dagingnya empuk, kuahnya juara. ^^b

Continue reading

Wisata Kuliner di Singapore Part 1

Pertama kali sampai ke Singapore, setelah menaruh tas di Five Stones Hostel, tempat kami menginap, kami naek MRT dari Clarke Quay ke Chinatown. Keluar dari stasiun MRT, ketemu tempat makan yang rame banget. Banyak kedai yang jualan di sini. Ada yang jual bacang, gorengan-gorengan gitu. Tempting banget deh. Masalahnya kami belum makan siang dan pengen makan nasi, akhirnya big sis beli nasi hainam ayam rebus di salah satu kedai di food court ini.

Nasi hainam nya wangi, enak banget. Ayam rebusnya sih biasa aja, ditambah potongan timun biar gak enek.

Continue reading